Mining Operation
Modul yang menyelaraskan operasional pertambangan dan mengintegrasikannya dengan cara yang paling optimal. Modul ini membantu Manajemen menggunakan data operasional dengan lebih baik karena dapat mengambil keputusan berbasiskan data – mengurangi kesalahan karena proses data yang manual.
SPO Planning
Produksi optimal harus diawali dengan perencanaan target yang optimal juga. Astina ERP memiliki fitur SPO Planning di mana Anda bisa mengupload data target per hari untuk:
- Kalendar Produksi
- Waktu Delay dan Idle
- PA Unit
- Productivity Unit
Selanjutnya proses SPO Calculation akan otomatis mengitung data taget untuk:
- Working Hour
- Produksi per Unit dan Material
SPO Calculation ini membantu tim Engineering Anda untuk membuat target produksi yang akurat dan optimal sesuai aktual kondisi tambang dan fleet yang digunakan.
Data Entry yang real-time
Astina ERP menawarkan beberapa metode capture data produksi yang real-time, mulai dari ekstraksi hingga hauling. Dua skema yang bisa digunakan:
- FMS seperti fms.astina.co.id yang dapat mengolah data gps dan geofence menjadi data produksi per unit secara real time, atau
- Radio sebagai sumber data untuk di entry manual di menu yang sudah didesign semudah input data di Excel.
Hal ini memastikan data operasional dapat dicapture secara akurat dan efisien.
Visibilitas operasional yang real-time
Data Entry yang real time memungkinkan Anda bisa memperoleh visibiltas operasional yang real time juga. Secara real time Anda bisa memperoleh analisa waterfall dan pareto dari data aktual produksi dibandingkan dengan data target produksi hasil SPO Calculation sebelumnya.
Hasil akhirnya adalah dashboard produksi yang bisa digunakan Manajemen dalam pengambilan keputusan terkait produksi, contohnya seperti War Room PT Bima Nusa Internasional di atas.
Fitur Modul Mining Production

Proses pencatatan material yang dihasilkan ataupun dipindahkan oleh alat angkut. Data material biasa digunakan untuk mengukur produktifitas alat angkut, performance alat angkut, proyek, maupun Operator.
Proses pencatatan aktivitas dari masing-masing alat berat ketika dalam siklus produksi. Aktivitas tersebut mencakup waktu bekerja, waktu menunggu, maupun waktu breakdown. Data aktivitas tersebut dibutuhkan untuk mengukur produktivitas, utilisasi, maupun availabilitas alat berat.
Khusus untuk Coal Mining berupa pengelolaan Inventory Coal yang dihasilkan baik yang masih di stockpile maupun yang sudah ada dipelabuhan.
Khusus Coal Mining berupa perpindahan Inventory Coal dari Stockpile di lokasi tambang sampai ke posisi siap untuk dijual termasuk didalamnya pengaturan transportasi yang digunakan.
Khusus Coal Mining berupa proses penjualan Coal ke pihak ketiga termasuk didalamnya pengaturan transportasi yang digunakan.














